Minggu Ke -
14
Pokok Bahasan dan TIU: Self-directed changes
A. Konsep dan
Penerapan Self-directed changes. (Mahasiswa
mengetahui dan termotivasi untuk melakukan perubahan pribadi dengan melalui
tahapan)
Self-directed changes adalah
sebuah teori yang mengajarkan tentang bagaimana kita bisa mengubah diri kearah
yang lebih baik dari kenyataan hidup yang kurang mendukung. Menurut SDCT
(Self-Directed Change Theory)ada 3 cara, yaitu sebagai berikut:
1. Kita perlu memunculkan rasa tidak
puas terhadap kondisi aktual yan kita hadapi saat ini (actual).
2. Kita perlu memiliki gambaran yang
jelas tentang kondisi ideal ang kita inginkan (ideal).
3. Kita perlu memiliki konsep yang
jelas tentang apa yang bisa kita lakukan untuk bergerak dari kondisi aktual
menuju kondisi ideal (action step).
Self Directed Change meliliki beberapa tahapan, diantaranya:
1)
Meningkatkan
Kontrol Diri
Meningkatkan kontrol diri yaitu, kontrol diri
berkaitan dengan bagaimana cara seseorang mengendalikan emosi serta
dorongan-dorongan dalam dirinya (Harlock). Ketika seseorang ingin merubah
kebiasaannya terhadap perbedaan yang besar.
2)
Menetapkan
Tujuan
Menetapkan tujuan adalah mengubah hal yang buruk
menjadi lebih baik lagi. Kita harus menetapkan target unutk mempunyai hidup
yang lebih baik lagi.
3)
Pencatatan
Perilaku
Pencatatan perilaku maksudnya adalah kita mencatat hal
apa saja yang bisa di rubah dari kebiasaan kita.
4)
Menyaring
Anteseden Perilaku
Menyaring anteseden perilaku adalah menuliskan
kebiasaan-kebiasaan yang ingin kita perbaiki.
5)
Menyusun
Konsekuensi Yang Efektif
Jika kita sudah berhasil mengontrol kondisi yang
memicu kebiasaan kita, kita perlu meningkatkan meningkatkan pengendalian diri,
mengatur konsekuensi dari perilaku kita sehingga orang lain dapat menerimanya.
6)
Menerapkan
Pencana Intervenesi
Membandingkan seberapa berhasil kita mencapai
tujuan-tujuan yang kita kehendaki.
7)
Evaluasi
Evaluasi adalah melihat berapa besar kemajuan yang
sudah kita lakukan untuk perubahan yang lebih baik. Pastikan setiap tahapan
terpenuhi. Jika memang ada tahapan yang belum bisa terpenuhi lebih baik kita
mengulang tahapan-tahapan tersebut agar tujuan dapat tercapai dengan baik.
Sumber:
Atwater, E., 1983, Psychology of Adjustment, Personal Growth
in a Changing Worls, 2nd Ed., Prentice Hall, New Jersey
Goleman, Daniel (2004) Primal Leadership Kepemimpinan Berdasarkan Kecerdasan Emosi.
Jakarta: PT Gramedia
Goleman, Daniel (1996) Emotional Intelligence (Kecerdasan Emosional). Jakarta: PT
Gramedia
No comments:
Post a Comment