#3 Artikel Psikologi yang Kreatif
Tes IST (Intelligenz
Struktur Test)
Tes IST merupakan salah satu tes yang digunakan untuk
mengukur inteligensi individu. Tes ini dikembangkan oleh Rudolf Amthauer di
Frankfurt, Jerman pada tahun 1953. Amthauer mendefinisikan inteligensi sebagai
keseluruhan struktur dari kemampuan jiwa-rohani manusia yang akan tampak jelas
dalam hasil tes. Intelegensi hanya akan dapat dikenali (dilihat) melalui
manifestasinya misalnya pada hasil atau prestasi suatu tes.
Berdasarkan pemikiran ini Amthauer menyusun sebuah tes
yang dinamakan IST dengan hipotesis kerja sebagai berikut: “Komponen dalam
struktur tersebut tersusun secara hierarkis; maksudnya bidang yang dominan
kurang lebih akan berpengaruh pada bidang-bidang yang lain; kemampuan yang
dominan dalam struktur intelegensi akan menentukan dan mempengaruhi kemampuan
yang lainnya.”
Pandangan Amthaeur pada dasarnya didasari oleh
teori faktor, baik itu teori bifaktor, teori multifaktor, model struktur
inteligensi Guilford dan teori hirarki faktor. Berdasarkan teori faktor, untuk
mengukur inteligensi seseorang diperlukan suatu rangkaian baterai tes yang
terdiri dari subtes-subtes. Antara subtes satu dengan lainnya, ada yang saling
berhubungan karena mengukur faktor yang sama (general factor atau group
factor), tapi ada juga yang tidak berhubungan karena masing-masingnya mengukur
faktor khusus (special factor). Sedangkan kemampuan seseorang itu merupakan
penjumlahan dari seluruh skor subtes-subtes. Maka Amthauer menyusun IST sebagai
baterai tes yang terdiri dari 9 subtes (Polhaupessy, dalam Diktat Kuliah IST
UNPAD, 2009).
Karakteristik dari baterai tes Amthauer menunjukkan
adanya suatu interkorelasi yang rendah antar subtesnya (r=0.25) dan korelasi
antara subtes dengan jumlah (keseluruhan subtes) yang rendah pula (r=0.60).
Semenjak diciptakan, IST terus dikembangkan oleh
Amthauer dengan bantuan dari para koleganya
- Hal yang menarik bagi kelompok adalah dengan sebuah tes kita dapat mengukur intelegensi seseorang.
- Prospek jangan panjang akan sangat memudahkan psikolog untuk mengukur intelegensi seseorang dan menempatkan pekerjaannya yang sesuai dengan intelegensi dan kemampuannya pasti akan terus berkembang karna manfaatnya yang sangat berguna pasti akan selalu di butuhkan.
- Tantangannya: peserta yang mengikuti tes sering mengalami kesulitan dalam menghadapi tes ini.
Lie Detector
Orang-orang berbohong
dan menipu orang lain karena berbagai alasan. Paling sering, berbohong adalah
mekanisme pertahanan yang digunakan untuk menghindari masalah dengan hukum,
atasan atau figur otoritas. Terkadang, Anda dapat mengetahui bahwa seseorang
itu berbohong, tetapi lain waktu mungkin tidak begitu mudah. Polygraphs, atau
yang biasa disebut “detektor kebohongan/lie detector” adalah alat yang memantau
seseorang melalui reaksi fisiologis.
Tampak bagian jari
jari orang yang di tes di pasangi sebuah sensor yang terhubung ke mesin
Tampak diatas sensor
sensor juga dipasang di sekitar dada dan lengan untuk mendeteksi nadi dan
jantung
Sebuah instrumen poligraf pada
dasarnya adalah kombinasi alat-alat medis yang digunakan untuk memantau
perubahan yang terjadi dalam tubuh. seseorang akan ditanya tentang peristiwa
atau kejadian tertentu, para pemeriksa (operator alat lie detector sekaligus
biasanya seorang penyidik atau forensic psychophysiologist )
tampak melihat bagaimana detak jantung, tekanan darah, laju pernapasan dan
aktivitas elektro-dermal (keringat, dalam kasus ini jari-jari) perubahan
perbandingan tingkat normal.
Fluktuasi mungkin menunjukkan bahwa orang ini sedang menipu atau berbohong. Lie Detector mendeteksi adanya kebohongan dari sistem gelombang. bila seseorang bohong maka gelombang akan bergetar cepat. sebaliknya jika seseorang jujur, maka gelombang tidak bergetar dengan cepat dan tidak terdeteksi oleh Lie Detector
Saat seseorang melakukan sebuah tes kebohongan, maka orang tersebut akan dipasangkan 4 sampai 6 sensor, dan dihubungkan dengan sebuah gambar grafik yang menunjukkan hasil hasil dari pertanyaan yang diajukan. Sensor sensor tersebut biasanya merekam aktifitas seperti yang disebutkan diatas. Kadang-kadang poligraf juga akan mencatat hal-hal seperti gerakan lengan dan kaki.
Ketika tes poligraf dimulai, sang investigator atau penanya akan memberi 3-4 pertanyaan yang simpel dan sederhana dengan jawaban yang diketahui dengan tujuan untuk membentuk suatu fisiologis “dasar.”. setelah itu beranjak ke pertanyaan berat yang kemudian indikatornya bisa ditampilkan dalam sebuah grafik naik turun mirip sebuah sesimograph pencatat gempa.
Fluktuasi mungkin menunjukkan bahwa orang ini sedang menipu atau berbohong. Lie Detector mendeteksi adanya kebohongan dari sistem gelombang. bila seseorang bohong maka gelombang akan bergetar cepat. sebaliknya jika seseorang jujur, maka gelombang tidak bergetar dengan cepat dan tidak terdeteksi oleh Lie Detector
Saat seseorang melakukan sebuah tes kebohongan, maka orang tersebut akan dipasangkan 4 sampai 6 sensor, dan dihubungkan dengan sebuah gambar grafik yang menunjukkan hasil hasil dari pertanyaan yang diajukan. Sensor sensor tersebut biasanya merekam aktifitas seperti yang disebutkan diatas. Kadang-kadang poligraf juga akan mencatat hal-hal seperti gerakan lengan dan kaki.
Ketika tes poligraf dimulai, sang investigator atau penanya akan memberi 3-4 pertanyaan yang simpel dan sederhana dengan jawaban yang diketahui dengan tujuan untuk membentuk suatu fisiologis “dasar.”. setelah itu beranjak ke pertanyaan berat yang kemudian indikatornya bisa ditampilkan dalam sebuah grafik naik turun mirip sebuah sesimograph pencatat gempa.
- Hal yang menarik bagi kelompok adalah alat ini dapat mengetahui bahwa seseorang berbohong walaupun bahasa tubuhnya menutupi bahwa iya tidak berbohong.
- Prospek jangka panjang pasti akan sangat di butuhkan untuk mengetahui seseorang dia berbohong atau tidak. Dan pasti akan sangat berkembang karna peneliti pasti akan memperbaiki hal yang kurang pada alat tersebut.
- Tantangannya: tidak semua seseorang yang berbohong mau untuk dites menggunakan alat ini karna secara tidak langsung dia akan membuka aibnya sendiri
- Mata Kuliah Softskill-
-1PA10-
1. Astri Deristianti
2. Ayuningtyas Pramatasari
3. Chantika Ariesty Silooy
4. Dian Ratnasari
5. Ishma Shabur Annisa
#2 Penemuan
Penemuan yang paling bermakna menurut kelompok kami adalah:
1. Slingshot (Water Purifier)
Alasan kami memilih alat ini karena di
Indonesia terkadang sulit untuk mendapatkan air bersih. Karna air bersih adalah
kebutuhan yang sangat penting untung kelangsungan hidup banyak orang, dengan
alat ini sumber air menjadi terjamin walaupun pada awalnya air itu berasal dari
air yang tidak bersih.
2. Sky Farm
Alasan kami
memilih alat ini karena lahan pertanian di Indonesia sudah mulai berkurang
karna lahan untuk persawahan yang mulai tergusur untuk perumahan dan berbagai
tempat lainnya, Sky Farm adalah slah satu teknologi yang sangat membantu untuk
lahan pertanian.
3. Highway sky
Alasam kami
memilih alat ini karna padatnya penduduk yang ada dikota kota besar yang
sebagian besar memiliki kendaraan yang pasti akan membuat jalan padat di jam
berangkat kerja dan pulang kerja. Highway sky akan sangat membantu mengurangi
kepadatan jalan raya yang sering membuat macet jalanan yang sangat membosankan.
Dari ketiga
penemuan di atas menurut kelompok kami penemuan yang paling dibutuhkan/di
perlukan di Indonesia adalah Slingshot (Water Purifer) karena masih banyak
tempat di Indonesia yang krisis air bersih akibat sungai yang tercemar limbah
rumah tangga maupun pabrik dengan adanya alat ini di Indonesia air yang sudah
tercemarpun dapat kembali jernih dan aman untuk di konsumsi.
-Mata Kuliah Softskill-
-1PA10-
Astri Deristianti
Ayuningtyas Pramatasari
Chantika Ariesti Silooy
Dian Ratnasari
Ishma Shabur Annisa
-Mata Kuliah Softskill-
-1PA10-
Astri Deristianti
Ayuningtyas Pramatasari
Chantika Ariesti Silooy
Dian Ratnasari
Ishma Shabur Annisa
#1 Vending Machine Kue Cubit
1. Product
Nama mesin : Vending Machine Kue Cubit
Alasan : karena sekarang ini kue cubit sedang trend , agar masyarakat lebih mudah mendapatkan kue cubit yang diinginkan tanpa harus datang ke restoran dan harus menunggu lama untuk mendapatkan kue cubit.
2.
Person
Yang terlibat dalam penciptaan karya ini adalah :
Yang mendukung keberhasilan :
- Perusahaan pengguna jasa.
- BPOM
- DEPKES
Peran perusahaan pengguna jasa adalah mereka yang
menyediakan bahan baku untuk membuat kue cubit dan berbagai perlengkapan lainnya.
Peran BPOM sudah mengecek kelayakan pangan untuk dikonsumsi
masyarakat
Peran DEPKES sudah mengecek dari segikesehatan.
Untuk siapa target :
Vending machine kue cubit ini di peruntukan untuk berbagai
kalangan masyarakat yang menyukai makanan kue cubit ini.
3.
Press
1.
Apa yang memotivasi
Karna sekarang kue cubit sedang naik daun dengan berbagai macam topping dan rasa yang menarik.
2.
Apa dampak positif dan negative
Positif :
Positif :
- Lebih memudahkan peminat kue cubit mendapatkannya
- Masyarakat bisa memilih sendiri varian rasa dan toping hanya dengan menekan tombol yang berada di mesin.
- Menghemat waktu untuk membeli kue cubit karna tidak harus repot datang ke café dan menunggu untuk waktu yang lama.
- Untuk pembayaran bisa di lakukan dengan 2 cara bisa menggunakan electronic card atau uang tunai yang ada di mesin.
- Vending machine ini akan di sediakan di berbagai
tempat umum misalnya di stasiun, kampus, pinggir jalan, di sekitar pusat
kota, di mall.
Negative : - Mesin kadang lebih suka eror
- Masyarakat yang tidak tau cara pakai bisa salah pilihan
- Butuh biaya banyak dan harus selalu di cek kebersihan dan keadaan adonan dan alat yang ada di dalam mesin
- Terkadang electronic card tidak dapat di pakai, dan harus menggunakan uang pas ketika membayar dengan uang tunai.
Prediksi :
Keadaan mesin kurang terawat karna banyaknya pemakai, dan masyarakat serta oknum yang tidak bertanggung jawab.
Keadaan mesin kurang terawat karna banyaknya pemakai, dan masyarakat serta oknum yang tidak bertanggung jawab.
Mendukung : banyaknya peminat kue cubit.
Menggagalkan : mungkin para pedagang kue cubit kaki lima dan café atau restoran kurang mendukung dan pasti banyak protes.
Menggagalkan : mungkin para pedagang kue cubit kaki lima dan café atau restoran kurang mendukung dan pasti banyak protes.
Cara mengantisipasi :
- Memberikan sosialisasi kepada pedagang.
- Mengajari cara memakai vending machine ke masyarakat.
- Menghibau kepada masyarakat untuk merawat mesin tersebut.
- Membuat desain mesin yang akan dibuat.
- Memberikan contoh mesin tersebut kepada perusahaan penerima jasa.
- Jika mesin tersebut diterima dan layak pakai, kami meminta surat izin ke BPOM dan DIKES agar mesin tersebut dapat langsung digunakan.
- Setelah meminta surat izin, kami langsung mengsosialisasikan cara menggunakan mesin tersebut kepada konsumen.
- Vending Machine Kue Cubit siap untuk digunaka
- Mata Kuliah Softskill-
-1PA10-
1. Astri Deristianti
2. Ayuningtyas Pramatasari
3. Chantika Ariesty Silooy
4. Dian Ratnasari
5. Ishma Shabur Annisa


No comments:
Post a Comment